Hijrah itu..

Suatu waktu saya ditanya dengan seseorang, “kok sekarang berubah gini?, dari penampilan dan juga gak mau bersalaman(bersentuhan langsung) dgn perempuan?.”

Saya katakan, memang dahulu saya masih ‘jahiliyah’. Suatu saat hidayah itu datang melalui istri saya–yg dahulu kita masih sama sama belum hijrah jg– mengajak ke sebuah masjid untuk sholat shubuh berjamaah dan mendengarkan kajian sehabis shubuh. MasyaAlloh saat imam ingin memulai sholat, imam tersebut merapikan shof2 jamaahnya sampai benar2 rapi dan rapat, baru memulai sholat. Tidak saya dapati secermat itu di mushola kampung saya.
Dari situlah saya penasaran dengan ‘model’ islam apa begini?. Wajar, karena agak berbeda dengan yg saya lihat di mushola atau beberapa masjid lainnya. Belum lagi, jamaahnya kain sarung/celana/gamis semuanya diatas mata kaki, saling merapatkan shof, hingga terasa persatuan umat. Makin tambah penasaran.

Sehabis sholat shubuh diisi dengan kajian tafsir Alquran. Isinya pun berbobot, tdk seperti kebanyakan ceramah yg hanya memotivasi atau materi yg itu itu saja dan ditambah lawakan.
Hadits2 pun disampaikan, semua disampaikan dengan hujjah/dalil dijelaskan ini itu, dalilnya ini itu. Derajatnya juga dijelaskan, apakah sohih, hasan, dhoif, atau maudhu(palsu). Setelah kajian selesai, saya makin penasaran. Mungkin Ini cara Alloh agar hambanya mau berhijrah.

Saya mulai aktif googling, baca baca artikel, setelah itu download dan mendengarkan kajian rekaman mp3,membangun pertemanan dengan ustadz2 atau teman2 yg aktif ngaji, kemudian download video kajian dari ustadz2 yg memahami agama ini berdasarkan Alquran dan hadits sesuai pemahaman para sahabat, dan ditambah buku/kitab islami untuk bahan bacaan sekalian perpustakaan pribadi yg nantinya bisa dibaca oleh siapa yg ingin membaca.

Seseorang tdk akan langsung berubah semuanya secara sekaligus, fase demi fase perlahan demi perlahan berubah sesuai tingkat kemampuan takwanya. Dan itu mustahil jika kamu berubah tidak ada orang yg membicarakan kamu, pasti ada. Dan ujian pertama itu dari keluarga sendiri. Lingkungan terdekat. Difitnah aliran ini dan aliran itu lah, sudah tawakkal saja, bismillah.

Dengan bertakwa kpd Alloh dan mengamalkan sunnah sunnah (ajaran) nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam Alhamdulillah hidup akan terasa berkah.
Coba saja.

Saudaraku, hidup ini cuma sebentaaar.. Sudah berapa banyak dosa yg kita lakukan, maksiat yg kita kerjakan, sudah berapa banyak hak-hak Alloh yg kita lupakan.
Setiap perbuatan kita pasti dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat.
Masuklah kedalam Islam yg kaaffaah..

Saya tidak menggurui namun saya sayang kepada saudara2ku ini karena Alloh, nasehat dan ilmu yg saya dapat insyaAlloh akan terus saya bagikan.
Semoga Alloh memberi keistiqomahan untuk mengamalkan ilmu bagi kita semua dan
Semoga Alloh memberikan taufik, hidayah kepada kita semuanya.

Hidayah tidak akan datang kalau tidak berusaha dicari.

————–
2 Shofar 1436 H, dikamar dengan nuansa nostalgia.

Leave a Reply

Get Adobe Flash player